Sejumlah delegasi Lembaga Debat dan Riset Hukum (LDRH) UIN Alauddin Makassar meraih juara pada cabang lomba Debat Hukum dan Essai dalam ajang Law Fair yang diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Yg Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar. Kegiatan tersebut berlangsung pada 11–13 November 2025 di Lecture Theater (LT) Fakultas Syariah dan Hukum.
Pada cabang Lomba Esai, delegasi LDRH berhasil memborong seluruh posisi juara. Gelar juara pertama diraih oleh Rabbisulyani selaku Sekretaris Umum LDRH bersama Sri Hajiba Rahma Al Rasyid yang merupakan demisioner Sekretaris Departemen Kompetisi 2024–2025.
Disusul juara kedua oleh tim beranggotakan Yoga Saputra selaku Sekretaris Departemen Riset, Khaerul Akhsan selaku Staf Departemen Riset, serta A. Muh. Rezky Pallawagau dari CLDRM VI.
Adapun posisi juara ketiga diamankan oleh Fera Zahira Zahra selaku Sekretaris Departemen PSDM bersama Aswidya Agustin dari Staf Departemen Riset.
Sementara itu, pada cabang Lomba Debat Hukum, LDRH kembali menorehkan hasil gemilang.
Juara pertama diraih oleh Elza, Doni Ardiansyah, dan Nur Shafa yang seluruhnya merupakan peserta CLDRM VI.
Juara kedua diperoleh oleh tim yang beranggotakan Febriani Albin selaku Kepala Departemen Riset dan Andi Saifullah Ilham dari CLDRM VI.
Sedangkan juara ketiga jatuh kepada tim yang terdiri dari Andi Ahmad Da’i Rahman Nompo (CLDRM VI), Sitti Saleha (CLDRM VI), dan Ahmad Fatir Ikhsan(CLDRM VI).
Salah satu peraih juara tiga pada cabang Debat Hukum, Andi Ahmad Da’i Rahman Nompo, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut.
Ia menuturkan bahwa keikutsertaannya pada lomba kali ini berawal dari keinginan untuk mencoba dan belajar.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur karena telah mendapatkan juara tiga. Sebenarnya niat saya hanya coba-coba ingin belajar, dan saya tidak menyangka bisa mendapatkan juara meskipun saya merasa itu hanya sekadar hoki. Tapi saya tetap bersyukur,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa persiapan yang dilakukan meliputi penguatan intelektual dan mental. Meski sempat merasa tertekan sebelum lomba, dukungan dari coach Febriani Albin membuatnya kembali bersemangat dan yakin untuk melanjutkan kompetisi.
Ke depan, Ia berkomitmen untuk terus mengasah kemampuan melalui wadah pembinaan di LDRH agar dapat berpartisipasi pada lebih banyak kompetisi.
“Saya berencana mengembangkan kemampuan saya agar lebih baik dari kemarin dengan menjadikan LDRH sebagai tempat saya bertumbuh,” tutupnya.
Penulis: Risaldi Anggara